Sudahlah

Author: catatan akhir ........ /

(July, 20 - 2010)

Diantara diam dan keterpurukan mu saat ini, Apa yang ingin kau sampaikan ?

kegeraman, kah ...
kecewamu, kah...
kemarahan ...
atau malah sebuah ledakan, melebihi itu semua ?

Hmm, makin dingin saja udara dini hari ini,
maaf bila aku lebih memilih diam saat ini dan duduk manis temani dirimu, hanya dalam hati dan pada tiap tarikan nafasku ada beberapa tanya :
kemana ketenangan dan keteguhan hati, sikap serta sifat bijak mu dulu ?
kemana sorot tajam mata juga detail analisamu ?

Pasti ada sesuatu keadaan yang mampu membuat jadi seperti ini
Sesuatu yang tentunya telah sentuh hingga porak porandakan nuranimu.

Teman,
Cintamu pada dirinya kutahu sangat dalam dan tak terbatas
Aku saja sampai sulit mencari dimensi batasan itu
Tak hanya itu, ternyata sikapmu pada dirinya kau barengi dengan selaksa sayangmu yang tak bertepi itu
Dua komposisi antara cinta dan sayang mu, sungguh luar biasa
Walau kau tahu seperti apa kondisi dan sifat dirinya.

Maaf sebagai teman, terpaksa aku ingatkan padamu,

lebih bijak rasanya bila kau kini berdiri pada realita. Biarkan ini menjadi ‘warna dalam hidupmu’ dan pasti tak bisa kau tarik mundur, menjadi penyesalanmu, bahwa hidupmu harus tetap berlanjut, tak boleh berhenti hanya karena ini. Walau kutahu betapa porak porandanya hati dan fikiranmu.

Dengan pembelajaran ini dari yang Maha Kuasa,
pastikan dan yakinkan pada dirimu, suatu saat kau akan jauh lebih siap, lebih bijak dan pastinya kau akan jauh lebih mampu dalam sikapi permasalahan hidupmu.

Ayoo...kita pulang
Hari sudah semakin pagi

17 komentar:

Nirmana mengatakan...

semoga kita semua bisa belajar dari kehidupan.....

Hendriawanz mengatakan...

TErima kasih sobat atas kunjungannya. saya follow juga.

puisi yang sangat bermakna, terutama pada bait terakhir.

catatan akhir ........ mengatakan...

@ To Nirmana :
Makasih banget dah mo mampir ke blog ini,
hanya kadang permasalahan tiap orang adalah beda.

Yang penting adalah sejauh mana kemampuan dia mensikapinya.

catatan akhir ........ mengatakan...

@ To Hendriawanz :
Makasih atas komentar juga Follow mu Mas,
dari permasalahan yang ada yang sering disebut manusia (tapi aku lebih suka itu menyebutnya sebagai pembelajaran dari Yang Maha Kuasa).

Bersama waktu yang terjalani ternyata kita dituntut untuk harus cermat juga bijak mensikapinya.

Lagi sibuk apa Mas sekarang ?

inung halaman samping mengatakan...

... Teman sejati adalah kawan yang tak segan mengingatkan dan selalu sigap menopang bahu lunglai kita :)

Narasi yang keren, brader Satrio :) salam dari Jakarta buat sobat Surabaya qe3

Makasih ya udah menjenguk dan komment di blogku :)

Barusan juga mampir ke rumahmu yang 'bingung nulis' qe3

Mpey mengatakan...

Hebat ... salut dengan tulisan nya ....
Kunjungan balik ... ijin follow & link blog nya ya ...:)

Langit Biru mengatakan...

semoga dia menjadi pribadi yang kuat untuk hidup,,jikapun dia diam krn diamlah yang membuatnya merasa nyaman,tak membebankan setiap problemantikanya kpd kebanyakan orang,

dan seperti itulah dia memandang cinta,tapi saya yakin,ketika realita tak berbanding dg angan,dia tak pernah memaksakan kehendak atas cintanya,hanya saja..mungkin,dia butuh waktu lebih lama untuk bisa mengakhirinya batas angannya..

inung halaman samping mengatakan...

Sobat barusan aku follow ya, trims banget ;)

mari ngintip postingan terbaruku qe3

catatan akhir ........ mengatakan...

@ Mas Inung :
Eh ada tamu dari jauh hi hi hi....
makasih dah mo mampir ke blog ini, oke abis ini aku tak ke blog mu mas... sekali lagi tks banget.

catatan akhir ........ mengatakan...

@To Mpey...
Weiii si teteh...hadir, makasih ya
hari ini aku rencana mo kebandung ampe kamis 29 juli besok, biasa kumpul-2 di hotel seputaran asia afrika De...

Gimana khabarmu ?

catatan akhir ........ mengatakan...

@ TO Langit Biru :
Makasih De...kirain dah lupa dengan blog ini,
hmm,,,aku hanya bisa berdoa untuk kebaikan dirimu dan semoga dia tabah serta yakin akan 'keputusan' nya itu.

Irma Senja mengatakan...

assalamualaikum.....

selamat pagi,mengunjungi mas ku ^^

maaf sebelumnya mas,entah mengapa akhir2 ini sedikit enggan atau bahkan kehilangan semangat untuk bloging atau BW.
aku pikir mngkn ini berkaitan dgn suasana hati yg tdk bgt baik.

alhmdulilah pagi ini bisa mengunjungi rmh mu lg.
dan...ada blog lain lg ternyata selain blog yg biasa ku datangi,dan aku suka disini ^^

banyak tulisan indah disini.....

terima kasih untuk doanya selalu mas,...semoga mas selalu dalam lindungan Allah bersama org2 terkasihmu :)

catatan akhir ........ mengatakan...

@ Senja... :
Ade ada apa ? sini de...berbagilah ke aku, kalo emang secreet tolong miss call aku ke : 0819-382-55550 dan tinggalkan jejakmu, biar aku akan hubungi dirimu balik, karena aku ga akan angkat tanpa aku mengenalnya.

Tak tunggu ya....sore nanti Insya Allah aku akan ke Bandung sampe Kamis 29 juli ntar

Suatu saat aku akan tulis ttg mu di blog ini de...

windflowers mengatakan...

tak usahlah dicari dimensi dan batasan2nya...
semua akan ada akhirnya; dengan sendirinya...
dia tak berbatas...dia tak ber-ruang...dia hanya memiliki waktu dari sekian banyaknya peristiwa...

have a great day...

ijin follow with name diana...thanks a lot..^_^

catatan akhir ........ mengatakan...

@ Diana :
Makasih...kau mau hadir atas blog ini
aku suka dengan posting mu yang pendek ini, tapi lahirkan ratusan makna.

oke aku main ke blog mu sebelum aku berangkat ke bandung sore ini.

salam - satrio

Mpey mengatakan...

Akhirnya ada alasan mengapa aku terpaku disini .....

Makasih mas, kau mengingatkan aku sebelum aku terlanjur jauh terpuruk dan semakin asing dengan diri sendiri ...

Makasih buat tulisan nya mas ... :)

catatan akhir ........ mengatakan...

To : Mpey
syukurlah bila tulisan ini bisa ingatkan dirimu, yang kemaren sudahlah yuk kita close saja dan biarkan dia jadi salah satu warna hidupmu, tugasmu sekarang adalah melanjutkan kehidupanmu.

Tanyalah kepadaku mungkin ada yang bisa kubantu buatmu ya de

Salam - Satrio

Posting Komentar